My First Novel: "Lebih dari Sekedar Debat"
Assalamu'alaikum, haiii!
Akhirnya aku beraniin diri buat upload karya tulis yang selama ini kusimpan dan kususun pelan-pelan. Ini novel pertamaku yang berjudul Lebih dari Sekadar Debat.
Novel ini lahir dari banyak hal literally. Kayak pengalaman masa SMP, tentang persaingan, persahabatan, mimpi, tekanan sekolah, dan hal-hal kecil yang kadang justru paling berkesan. Ada tentang lomba debat, tentang ego, tentang belajar kerja sama, dan tentang tumbuh menjadi lebih dewasa.
Tapi ini bukan cuma cerita soal menang lomba. Ini cerita tentang proses.
Tentang orang-orang yang awalnya bertabrakan, lalu belajar seirama. Tentang rasa kagum yang sederhana. Tentang masa sekolah yang mungkin singkat, tapi menyimpan banyak hal yang nggak mudah dilupakan.
Kenapa aku upload ini di blog?
Yaa karena aku ingin karya ini punya rumah. Dan mungkin, siapa tahu ada yang ngebaca karya aku lalu merasa, “aku pernah ada di fase itu juga.”
Gaya ceritanya santai, kadang serius, kadang ada humor kecil, kadang ada campuran bahasa Indonesia dan English. Yaa karena memang dibuat deket dengan keseharian anak sekolah sih. Hehe...
Kalau ada kekurangan, maklumin yaa, ini proses belajarku juga sebagai penulis.
Supaya kalian makin tahu dan penasaran, aku bakalan kasih tau sinopsisnya dehh.
Sinopsis
Fahri tidak pernah menyangka semester terakhir SMP akan mempertemukannya pada sesuatu yang lebih besar dari sekadar target kelulusan.
Saat terpilih menjadi tim debat sekolah bersama Kean. Seseorang yang selalu bertolak belakang dengannya, Fahri. Fahri harus belajar bahwa argumen bukan satu-satunya hal yang perlu diperjuangkan.
Di tengah persaingan, tekanan lomba, persahabatan, dan rasa kagum yang diam-diam tumbuh, mereka menemukan bahwa kemenangan bukan hanya soal piala.
Kadang, kemenangan adalah saat kita berhasil mengalahkan ego sendiri.
Dan mungkin…
hidup memang lebih dari sekadar debat.
Scroll ke bawah kalo mau baca novelku yaa!
Semoga kalian suka.
Selamat membaca! ✨
— M. Rasyid Siddiq
